Sabtu, 15 Juli 2017

Wanita yang sering PMS parah ternyata punya risiko hipertensi

Waktu PMS yaitu bebrapa waktu yang cukup tidak mengasyikkan pada wanita. Beragam problem emosi serta fisik yg tidak stabil membuat beberapa waktu ini jadi tidak mengasyikkan. Riset paling baru menyebutkan kalau wanita yang alami PMS yang menyakitkan nyatanya mempunyai resiko lebih tinggi memperoleh desakan darah tinggi. Smart Detox



Ditulis dari Medical Daily, satu riset yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology menyebutkan kalau keadaan PMS atau sindrom pra menstruasi adalah satu diantara aspek yang bisa tingkatkan resiko desakan darah tinggi. Riset ini dikerjakan dengan mengkaji data dari 116. 686 wanita yang ada di Amerika Serikat. Umur rata-rata wanita itu yaitu mulai 25 sampai 42 th..

Kisah hidup serta kesehatan beberapa wanita itu juga dianalisis untuk lihat jalinan pada PMS kronis yang mereka alami dengan resiko darah tinggi. Pola hidup yang terkait dengan kesehatan, rutinitas merokok, serta type kontrasepsi yang dipakai juga diliat untuk ketahui resiko darah tingginya. Diluar itu beberapa partisipan barusan juga isi survey tiap-tiap dua th. untuk memperbarui info mengenai mereka. Pada survey itu juga ada pertanyaan tentang tanda PMS yang mereka alami serta dampaknya pada kehidupan keseharian.

Riset itu berdasar pada anggapan kalau sebagian mekanisme yang berlangsung saat seorang mempunyai darah tinggi juga keluar saat seseorang wanita tengah PMS. Sebagian disfungsi pada system badan seperti pada renin-angiotensin aldosteron yang mengatur keseimbangan sodium, jumlah darah, serta sempitnya arteri. Beberapa gejala PMS seperti dada yang melunak dan perut yang kembung juga berlangsung saat seseorang wanita alami desakan darah tinggi.

Hasil riset tunjukkan kalau wanita yang alami PMS dengan kronis atau pada tingkat menengah mempunyai resiko semakin besar dalam alami desakan darah tinggi sampai sebesar 40 %. Potensi ini diliat dalam periode waktu 20 th. ke depan serta dibanding dengan resiko wanita yang PMS-nya tidak demikian mengganggu kehidupan mereka. Resiko ini jadi berlipat sampai 3x bila dihadapi oleh seseorang wanita yang berumur dibawah 40 th..

Peneliti menyebutkan kalau jalinan pada PMS serta Smart Detox Synergy hipertensi ini bisa diterangkan lewat pemakaian obat untuk menghindar timbulnya rasa sakit saat PMS. Obat itu mempunyai dampak yang menambah desakan darah yang bernama antidepresan. Walaupun menambah desakan darah, namun dalam riset sudah dibuktikan kalau obat ini dapat dibuktikan tidak tingkatkan resiko untuk seseorang wanita untuk memperoleh hipertensi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar