Jumat, 14 Juli 2017

Waspada, kecemasan ternyata tingkatkan risiko demensia

Satu studi baru yang dikerjakan oleh beberapa peneliti dari University of Southern California temukan kalau orang yang sudah menanggung derita masalah kekhawatiran tinggi, pada sebagian titik mempunyai resiko demensia 48% lebih tinggi dibanding dengan mereka Smart Detox yg tidak merasakannya.



Merilis dari medicaldailyt. com, peneliti mengungkap kalau depresi seringkali berlangsung pada umur dewasa, namun umumnya berbentuk episodik. Beberapa ilmuwan mempelajari data sepanjang 28 th. yang di ambil dari the Swedish Adoption Twin Study of Aging. Riset itu melibatkan peserta, termasuk juga di dalamnya beberapa orang kembar beberapa 1. 082 orang, baik sama ataupun fraternal.

Beberapa peserta disuruh untuk merampungkan tes tiap-tiap tiga th., sebagian quesioner, dan pemindaian untuk demensia. Beberapa peneliti memperbandingkan resiko demensia untuk mereka yang dilaporkan mempunyai kekhawatiran yang tinggi dan dengan kekhawatiran rendah. Peserta yang selesai dengan demensia yaitu beberapa orang yang alami tanda kekhawatiran yg tidak umum.

Tim peneliti temukan kalau peserta dengan tingkat kekhawatiran tinggi juga mempunyai tingkat hormon stres yang tinggi. Hormon stres yang di kenal dengan nama kortisol ini tunjukkan perannya pada rusaknya pada banyak daerah otak. Ini termasuk juga sisi otak yang dimaksud hippocampus yang bertanggungjawab atas penyimpanan memori serta berfikir.

Walau beberapa studi paling baru sudah mempelajari Smart Detox Synergy jalinan pada demensia serta variabel psikologis seperti kekhawatiran serta depresi, namun belumlah ada riset yang lihat jalinan pada kekhawatiran serta demensia dengan depresi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar